Senin, 31 Maret 2014

HUBUNGAN FILSAFAT ISLAM DENGAN ILMU LAINNYA



Potongan Al-Quran terhadap akal dan pemikiran filsafat
Sedikitnya ada 8 kara dalam Al-Quran :
-          Aqola bermakna berfikir (45 ayat lebih)
-          Nazhara bermakna melihat/menalar (30 ayat lebih)
-          Tadabbara berarti merenungkan (2)
-          Tafakkara berarti berfikir (16 ayat lebih)
-          Faqiha bermakna mengerti/paham (16 ayat lebih)
-          Fahima berarti memahami (1)
-          Ulul albab bereti orang yang berpikiran (beberapa ayat)

Filsafat Islam dan Tasawuf
Tasawuf merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari cara dan jalan bagaimana mendekatkan diri kepada Allah. Asal kata ‘tasawuf’ adala sufi yaitu sejenis kain wol kasar yang dipakai oleh orang-orang yang hidup sederhana namun berhati suci dan mulia.
Perbedaan Filsafat dan Tasawuf
-          Filsafat menggunakan akal, argumen dan logika. Sementara tasawuf menempuh jalan Mujahadah (menekan hawa nafsu), Musyahadah (pandangan batin), intuisi dan pengalaman batin.
-          Objek filsafat membahas segala yang ada sedangkan tasawuf mengenal Allah.
-          Adanya saling kritik antara kaum sufi (Al-Ghazali) terhadap filsafat dan Ibn Rusyd terhadap tasawuf.

Filsafat Islam dan Ushul Fiqh
Secara ringkas ushul fiqh adalah ilmu pengetahuan tentang dasar-dasar hukum dalam Islam. Penyusunnya adalah Imam Syafi’i dalam buku Al-Risalat. Ushul fiqh lebih dekat dan masuk dalam ruang lingkup filsafat Islam. Dalam menetapkan suatu hukum syariat, ushul fiqh menggunakan pemikiran filosofis bahkan cenderung mengikuti ilmu logika. Dalam ushul fiqh dikenal dengan istilah ijtihad (usaha mengeluarkan ketentuan hukum dengan akal pikiran), Al- Ra’y (akal pikiran), qiyas (analogi) dan ilat (sebab).

Filsafat Islam dengan Sains
Setiap filosof adalah ilmuwan sedangkan setiap ilmuwan belum tentu filosof karena filsafat bediri atas dasar ilmu pastti dan alam. Pada masa kejayaan Islam, filsafat dan sains berbaur menjadi satu dan saling mempengaruhi. Namun, beberapa abad kemudian terputus hubungan anrata filsafat dengan sains. Saat ini terjadi konfrontasi antara filsafat dan agama, filsafat Islam berubah menjadi filsafat skolastik yang kering dan gersang.
Folosof Islam dan Sains
-          Al-Kindi ahli ilmu pasti dan astronomi
-          Ibn Sina ahli ilmu kedokteran
-          Al-Hasan ibn Haitam menemukan ilmu pasti
-          Abu Musa Al-Jabir ibn Hayyan ahli di bidang kimia
-          Abu Raihan ibn Ahmad Al-Baruni ahli ilmu astronomi
-          Muhammad Assyarif Al-Idrisi ahli ilmu bumi
-          Abu Zakariya Yahya ibn Awwam ahli ilmu pertanian
-          Abu Usman Amr ibnu Bahr Al-Jahiz ahli ilmu hewan

Filsafat Islam dan Filsafat Yunani
Logika Yunani mempunyai pengaruh yang sangat besar pada alam pikiran Islam di zaman Dinasti Abbasyah. Perlu ditegaskan bahwa pengaruh bukan berarti plagiat karena kebanyakan para filosof baik Islam mapunun non-Islam terpengaruh oleh pemikiran filosof sebelumnya.
Khalifah Al-Maknu, seorang intelektual di zaman Dinasti Abbasyah membangun pusat penerjemahan buku-buku dan pusat pengembangan filsafat dan sain yang di sebut Bait AL-Hikam. Dalam Bait Al-Hikam ini, berbagai buku filsafat dari berbagai bidang yang berbahasa Siryani, Yunani dan Persia diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dengan adanya era penerjemahan, ini umat Islam telah mampu menguasai intelektual dari tiga kebudayaan yang sudah tinggi saat itu yaitu Yunani, Persia dan India. Para intelektual Islam tidak hanya mampu menguasai filsafat dan sains, tapi juga mengembangkan dan menambahkan hasil observasi ke dalam sains dan hasil pemikiran ke dalam lapangan filsafat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar